Komisi III Sidak Pembangunan Jalan Lakarsantri ok

Komisi III Evaluasi Proyek Jalan Lakarsantri

DRIYOREJO – Amburadulnya proyek pembangunan ruas Jalan Driyorejo-Lakarsantri membuat Komisi III DPRD Kabupaten Gresik mencak-mencak. Mereka menilai pembangunan jalan serta gorong-gorong tersebut tidak memenuhi spesifikasi yang ada di dalam kontrak. Sehingga, mereka meminta agar dibongkar dan dilakukan perbaikan.

Komisi III DPRD Gresik telah mendatangi lokasi proyek pembangunan jalan tersebut. Hasilnya, proyek yang dikerjakan PT Tripalindo dengan anggaran mencapai Rp 8,5 miliar tersebut tidak sesuai spesifikasi dan amburadul. “Kami sudah dari sana, kami minta agar dilakukan perbaikan ulang karena kondisinya sangat parah,” ujar Ketua Komisi III DPRD Gresik Markasim Halim Widianto, kemarin.

Menurut dia, untuk jalannya tidak ada persoalan. Tetapi, untuk gorong-gorongnya bisa dilihat sendiri. Hampir seluruhnya tidak memenuhi spesifikasi. Bahkan, ada yang tutupnya kurang tinggi akhirnya ditambah paving. “Sangat parah, dan kami minta selama masa pemeliharaan dibongkar dan diperbaiki,” ungkap dia.

Ditambahkan, pihaknya meminta ada sanksi tegas kepada kontraktor agar hal ini tidak terulang pada proyek selanjutnya. Selain itu, pihaknya juga menyoroti lemahnya pengawasan dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Gresik. “Kami sudah berkali-kali mendapat temuan proyek tidak berjalan maksimal karena pengawasan yang lemah dari PU. Ini menjadi catatan kami,” imbuh dia.

Sementara itu, Anggota Komisi III DPRD Gresik Hamzah Takim mengatakan kontraktor proyek Jalan Driyorejo dinilai pantas untuk diblacklist. Sebab, pekerjaan proyek benar-benar tidak sesuai dengan yang diharapkan. “Saya kira pantas untuk diblacklist. Itu sudah sangat parah sekali,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga DPU Kabupaten Gresik Dhiannita Triastuti tidak bisa dikonfirmasi. Saat dihubungi melalui telefon selulernya hanya terdengar nada deringnya. (radargresik)

Tinggalkan Balasan