Audiensi Himpunan Mahasiswa Islam terkait Banjir Kali Lamong

Berita Umum

28, Dec 2020

0

Sekitar 13 orang massa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Gresik mendatangi kantor DPRD Kab. Gresik, Rabu (23/12) untuk melakukan audiensi dengan legislatif terkait bencana banjir Kali Lamong di daerah Gresik.
.
Massa HMI diterima oleh H. Syaikhu Busiri, S.Kom, SH, Wakil Ketua Komisi I. Dalam sambutannya, Syaikhu Busiri menyampaikan rasa terima kasih kepada HMI atas kepedulian dan keprihatinan dengan lingkungan sekitar, terutama banjir Kali Lamong.
.
Massa HMI menyampaikan beberapa kondisi yang terjadi akibat banjir Kali Lamong, diantaranya banyak desa sekitar yang tergenang banjir, bahkan sampai menimbulkan korban jiwa. Tak hanya itu, akses jalan dan juga bidang pertanian pun juga terdampak banjir. Hal ini seolah menjadi bukti bahwa tidak ada tindakan nyata dalam menangani Kali Lamong.
.
Mereka juga merasa prihatin atas kerugian dari petani karena seringkali bibit dan pupuk ikut terseret arus banjir. Massa sangat berharap ada upaya maksimal dari pemerintah untuk segera melakukan penanganan Kali Lamong, terlebih bencana banjir terjadi hampir setiap tahun.
.
Syaikhu Busiri menjelaskan pihaknya telah berupaya semaksimal mungkin dalam menangani permasalahan Kali Lamong, diantaranya menggunakan Hak Interpelasi, kemudian menyetujui anggaran untuk penanganan Kali Lamong, akan tetapi hanya sebagian kecil yang terserap.
.
Sejatinya Kali Lamong membentang dari Mojokerto, Surabaya, Gresik sampai Lamongan, sehingga harus ada sinergi antar daerah-daerah tersebut maupun pusat untuk menangani permasalahan Kali Lamong.
.
Di tahun ini, studi larap telah dirampungkan, sehingga pembebasan lahan bisa segera direalisasikan. Kemudian baru pihak BBWS bisa bekerja sesuai mekanisme yang ada. Pihaknya juga menyarankan agar segera membangun 10.000 sumur inject yang berfungsi untuk mengurangi banjir dan sebagai cadangan air ketika musim kemarau.
.
Terkait dengan bidang pertanian yang terdampak, Pemerintah Daerah melalui Dinas Pertanian memberikan asuransi untuk petani yang mengalami kerugian akibat banjir maupun gagal panen, tentunya ada ketentuan dan persyaratan yang harus dipenuhi untuk mendapatkannya. “Silakan teman-teman HMI cek ke Dinas Pertanian maupun petani setempat”, sambungnya.

tag: Berita Umum

avatar

Super Admin DPRD Author

0 KOMENTAR

  • Belum ada komentar

TINGGALKAN KOMENTAR

Email anda tidak akan dipublikasikan.