Jumpa Pers DPRD Kabupaten Gresik terkait dampak pandemi Covid-19 di semua lini pemerintahan

Berita Umum

11, Nov 2020

0

DPRD Kab. Gresik kembali menggelar jumpa pers setelah sekian lama vakum akibat pandemi Covid-19. Acara ini digelar setelah rapat paripurna pengucapan sumpah janji pengganti antar waktu Ketua DPRD yang dilakukan oleh H. Much. Abdul Qodir, S.Pd menggantikan H. Fandi Akhmad Yani, SE sebagai Ketua DPRD Kab. Gresik masa jabatan 2019 – 2024. Jumpa pers ini dipimpin oleh segenap pimpinan DPRD Kab. Gresik yaitu H. Much. Abdul Qodir, S.Pd, H. Ahmad Nurhamim, S.Pi, M. Si, dan Mujid Riduan, SH.
.
Permasalahan yang menjadi sorotan pers kali ini adalah terkait dampak pandemi Covid-19 di semua lini pemerintahan, termasuk pembangunan dan kegiatan yang terancam tidak bisa dilakukan sesuai dengan RPJMD.
.
Pers ingin menggali informasi lebih dalam terkait langkah DPRD yang memiliki fungsi pengawasan dalam mengatasi masalah tersebut, terutama dalam membenahi sektor pendapatan yang mengalami penurunan akibat pandemi Covid-19.
.
Abdul Qodir menjelaskan dalam PAPBD terdapat program baru yang secara prioritas terbagi menjadi 2, yaitu penanganan pandemi Covid-19 dan penanganan dampak pandemi Covid-19. Salah satunya adalah program padat karya tunai bagi masyarakat yang terdampak secara ekonomi.
.
Terkait pendapatan, DPRD juga berencana menggelar FGD di masing-masing komisi bersama tim ahli dan pakar di bidang potensi pendapatan.
Sementara itu, Nurhamim menjelaskan bahwa DPRD sepakat penyelasaian permasalahan pandemi, termasuk pemulihan ekonomi akan dibahas dalam KUPA PPAS 2021.
.
Sedangkan untuk pendapatan, DPRD akan melakukan diskusi dan kajian potensi pendapatan bersama eksekutif, sehingga diharapkan bisa mendorong peningkatan potensi pendapatan di tiap daerah.
.
Dalam kesempatan ini, pers juga menanyakan perihal sinkronisasi yang dilakukan anatara eksekutif, legislatif maupun OPD dalam menyelesaikan pekerjaan agar lebih tepat waktu dan tepat sasaran.
.
Dalam penjelasannya, Mujid Riduan berharap agar FGD lebih dimaksimalkan oleh masing-masing komisi yang dilakukan secara serentak untuk menyelaraskan persepsi dan tafsir, agar kedepan tidak terjadi salah persepsi dan salah tafsir antar OPD.

tag: Berita Umum

avatar

Super Admin DPRD Author

0 KOMENTAR

  • Belum ada komentar

TINGGALKAN KOMENTAR

Email anda tidak akan dipublikasikan.